-->

Katib Syuriah PBNU: Abu Janda Tak Pantas Disebut NU

- Januari 29, 2021

Abu Janda

 Sejumlah tokoh dan ulama menanggapi tegas pernyataan Abu Janda yang menyebut Islam arogan dan agama pendatang dari Arab. Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa MY menilai Abu Janda tidak pantas disebut NU, bahkan untuk NU yang awam sekalipun.

Berikut ini tanggapan tegas KH Zulfa Mustofa yang juga Ketua Komisi Fatwa MUI DKI Jakarta:

1-      Yang bersangkutan sepertinya dengan pernyataan-pernyataannya selama ini 'dipakai' pihak tertentu untuk sebuah kepentingan agar bangsa Indonesia gaduh, umat Islam tidak bersatu dan saling membenci satu sama lain sehingga rakyat lupa untuk melakukan hal hal yang produktif untuk umat dan bangsa, misalnya bersatu dalam menyelesaikan pandemi,  mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak tepat dan atau menjadi lupa pada kasus-kasus besar yang mesti diproses secara hukum  

2-      Bisa juga ada kepentingan dari luar Indonesia yang mendapatkan keuntungan dengan pernyataannya dan gerakannya selama ini.  

 “Ala kulli hal, orang yang cerdas paham, NU dengan paham aswajanya dan tradisi luhur akhlak ulamanya yang diajarkan di pesantren dan majelis taklim tidak akan berperilaku seperti itu. Karenaya jangankan dianggap santri, disebut NU yang awam saja kurang pantas disematkan kepada Abu Janda meski NU tidak pernah menolak siapapun menjadi anggota dan pengikutnya selama yang bersangkutan mau mengikuti dengan tulus apa apa yang menjadi khitoh NU dalam beragama, berpolitik dan bermualamah.

Saya sadar bahwa didunia ini akan selalu hadir tokoh protagonis dan antagonis, ada yang merespons sebuah peristiwa dengan gumunan atau kagetan atau juga dengan rileks, cermat, dan bijaksana.” 

 

Pernyataan KH Zulfa Mustofa itu beredar di media sosial dan telah dimuat di Republika, Kamis (28/1/2020) malam. 

Sebelumnya, Sekjen PBNU Helmy Faishal mengatakan Abu Janda tidak memahami Islam. Helmy juga mempertanyakan maksud Abu Janda berkata demikian. 

Baca juga: Sebut Islam Arogan, PBNU: Abu Janda Nggak Ngerti Islam

"Wah, itu nggak ngerti Islam itu. Masa, ngomong gitu? Harus dibedakan antara agama dan orang ya. Kalau oknum dalam agama itu di semua agama ada sehingga mencerminkan agama itu kejam, agama itu radikal dan seterusnya," kata Helmy Faishal di gedung PBNU, Jakarta, Kamis (28/1/2021).[]

 

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search